Minggu, 02 Agustus 2020

Bunga Merah

Beda rumpun tapi bunganya sewarna, ada merahnya, 😍
Yuk absen satu-satu, semuanya di stek, cuma beda umur saja πŸ˜€

Gingseng Jawa
Nanti kalo udah berbunga ku posting disini lagi yaa πŸ˜„ ohya ini edisi menanam yang hampir mati, jadi tuh ceritanya pot biru yang tempat gingseng jawa pecah karena jatuh pas gempa 28 September 2018. macam robek gitu lah ya, trus selama 2 tahun ini doi tak berpenghuni, karena dibuang sayang ku ambil lah isolasi coklat dan ku lingkari dia. Ku tambah tanah baru dari belakang dekat pembuangan sampah. Tadaaa....
Pot birunya ku lakban πŸ˜„

Nah gingseng jawanya berasal dari pot lain yang hampir sekarat juga. Ku cabut dia dan ternyata gingsengnya cukup besar, karena sekali lagi dibuang sayang, jadilah ia ku stek. Psst.. dia ini kondisinya sangat memprihatinkan loh sobat. Dengan segala kekuatannya dalam menghadapi bekicot dan kutu putih dia masih bisa bertahan. Karena ku prihatin ku tanam dia dengan Bismillahirrohmanirrohim.. jika Allah mengizinkan dia hidup ya hiduplah dia kalau tidak ya sudah umurnya sampai di hari itu saja 😒

Wokeh, selanjutnya adalah kamboja jepang, ceritanya nih kamboja jepang juga sekarat, pohon utamanya gak mau muncul daun apalagi cabang. Nah, dengan rasa tega yang sebenarnya gak tegaan juga kuberanikan diri tuk mengguntingnya dan tadaaaa..

Kamboja Jepang

steknya hidup dan pohon indukannya sehat loh sobat...
Indukannya sudah berbunga lagi 😚
Ini cabang yg ku gunting

Lanjut ke moss rose, dia ini juga sempat koma. Tapi saya tahu dia kuat. Setegar batu karang. Ku yakin menanam kembali dia di pot lagi. Apa tuh istilah kerennya? Repotting ya? Yah intinya itu 😰




Moss rose merah muda

Dan yang terakhir, penduduk baru. Bunga mawar merah. Hasil minta dari rumahnya mbak Atun. 😚 Sebenarnya dulu Bapak pernah punya cuma kanyut banjir. Mudah mudahan bisa hidup yaa.. 
Mawar merah
Intinya, pelihara dan mempertahankan yang sudah ada itu membahagiakan hati..
Sebab ku juga masih belajar πŸ™


Jumat, 24 Juli 2020

Mengundang Kepik Edisi 2

Banyak sekali kuacinya πŸ˜€


Ngoahahaha...
Biiiji bunga matahariiii.. (bacanya sambil nyanyi ya, lagunya Hamtaro)

Katanya nih yaa, si kumbang kepik ini suka sama bunga warna kuning.
Mengingat bunga kuning di halaman tinggal asoka, menimbang eike juga senang sama bunga matahari, maka dengan ini daku memutuskan, untuk menanam biji bunga matahari.

Pssst.. eike beli bijinya di shopee, sebagai hadiah untuk diri sendiri sebab ku berhasil minta tanda tangannya dokter untuk sebuah tugas, ingat sebuah... 

Mudah-mudahan tumbuh ya, kondisinya sih ada kutunya, terus saya rendam supaya pada ngambang kutunya, eh ternyata bijinya ngambang semua sodara... mulai panik lah eike, baru tuh.. ditinggal bentar aja udah disemutin. Niat awalnya sih cuma mau disemai sedikit aja, tapi karena semutnya banyak ya udahlah disemai aja semua. Sambil di doain mudah-mudahan Allah menumbuhkannya sampai berbunga terus... bisa jadi benih lagi 😊😊 Amin...

Selain itu, ku juga beli yang jenis teddy bear. Di gambarnya sih bunganya imut, kayak boneka beruang coklat si Teddy. Iya selain boneka kelinci ku juga punya beruang Teddy coklat. Biasalah yaa namanya juga anak perempuan, tahun 2000an awal si Teddy ini juga ngetren di kalangan anak TK gengs... πŸ‘Ό

Dan ini penampakannya umur semingguan, ya jangan ditanya si Teddy kenapa belum muncul seumur ini.πŸ˜’ Daunnya aja masih daun lembaga, mana dari 10 biji yang tumbuh baru 2 lagi 😌
Mudah-mudahan bisa berbunga yaa, imut seperti teddy...

Jumat, 01 Mei 2020

Absen Pagi Yuk!


Kelas Buah dan sayur:
Mangga Arumanis
Mangga Madu
Kelapa gading
Kelapa hijau
Kelapa merah kecil
Kelapa merah besar
Jambu air
Blimbing wuluh
Belimbing buah
Murbei
Talas lompong
Bawang hutan
Mlinjo
Daun suji
Uwi
Jeruk purut
Mengkudu
Sambiloto


Kelas tanaman hias end the geng:
Melati
Amarilis orens
Amarilis pink kalem yg daunnya ada baret putihnya itu lhoo
Lili hujan
Talas hias
Sri rejeki
Lidah mertua
Lidah menantu (sy gak tahu namanya, mirip lidah mertua tapi batiknya ijo semua, soalnya doi gak pernah bawa akte sih pas mendaftar😰)
Bunga kupu kupu
Moss rose
Puring
Bogenvile
Kenanga
Bonsai serut
Palm hijau
Sirih gading
Rumput jepang
Kamboja jepang
Lili paris
(Keren kan ada yang dari jepang sama paris dong..πŸ˜‹)

Banyak ya? Masih ada beberapa juga yang saya gak kenal, ada juga ya yang tumbuh liar tapi gak pernah di tebang atau di cabut. Dulu lebih banyak lagi, ada sirih biasa, sirih merah, serei, jambu biji, salak, Banyak yang sudah mati juga mau itu sengaja dimatikan atau kebawa banjir. Semuanya rata-rata yang ditanam Bapak. Trus Lemonnya mana? Pohon lemon yang di rumah mati kerendem banjir. Yang masih hidup ada di kebun. Nantilah kapan-kapan saya pindah ke halaman.

Pada penasaran seluas apa halamannya sampai pohon kelapa banyak rupa tumbuh? Ya luas enggaknya sesuatu akan terasa sempit kalau ada pembanding yang lebih kan? Soooo... Kira-kira aja sendiri.😳

Foto ini saya ambil tgl 3 Januari 2019. Tampak Bulek Yeti dan uwaklek Husen buat minyak kelapa. Ada juga Angsanya Ibu waktu masih tiga, dengan latar tembok keliling serta rumah gudang kayu rubuh waktu gempa. Ayamnya habis semua,  sebagian kabur sisanya dimakan biawak.



Murbei


Setelah belasan tahun, baru muncul buahnya

Masih mengkalπŸ˜‹

Belum matang, tapi tetap senang 😚

Udah ditebang baru ketahuan ada buahnya πŸ˜’

Persiapan batang yg distek

Padahal baru satu cabang yg dipangkas, tapi sudah ngos-ngosan 😰

Rabu, 29 April 2020

Panen Lemon

Iya lemon, lemon yang kulitnya kuning itu tuh..
Yang gak ada bijinya..
Yang biasa dijual di swalayan itu..
Yang sering dipake pemanis optik di pinggiran gelas lemon tea itu lhoo..
Nah pada mau tahu nggak gengs gimana caranya nanem tuh lemon?
Katanya sih di stek..
Kok katanya?
Ya iyalah wong eike cuma manen aja gak pernah coba nanem, 😰
Trus gak niat mau membudidayakannya ? Siapa tahu bisa jadi juragan lemon kan.. 😏
Nanti lah kan ku pertimbangkan

Intinya lemonnya banyak gees..
Nah lemon dimangkok ini yang bakal dijadikan eksperimen buat manisan. Aha ha ha ha

Sudah dicuci

Sangking seringnya minum lemon digulai, daku kini ingin mencoba hal baru hoho..
Setelah cari resepnya di internet dan ternyata bahannya cuma gula pasir. Cus kita mulai saja..

Di iris melintang kayak gini yaa
Tipis-tipis..

Cantik ya, mirip di restoran ihihihi πŸ˜€